2016/12/8

H.I.S, ANA Holdings, PD AeroSpace berkolaborasi mengembangkan pesawat luar angkasa

Awal Desember kemarin, tiga perusahaan Jepang H.I.S, ANA Holdings, dan PD AeroSpace mengumumkan proyek kerjasama mengembangkan pesawat komersil termasuk pesawat luar angkasa.

Ketiga perusahaan tersebut sepakat untuk mengembangkan pesawat luar angkasa berpenumpang yang ditangani oleh swasta. Ke depannya, ANA Holdings akan menangani operasi pesawat luar angkasa, sedangkan H.I.S akan membantu menjualan jasa perjalanan ke luar angkasa. Proyek ini ditargetkan rampung dan siap melayani penerbangan komersil pada bulan Desember 2023 mendatang. Jadi dalam sekitar 7 tahun mendatang, perjalanan ke luar angkasa mungkin sudah bukan hal yang mustahil lagi.


Ilustrasi pesawat luar angkasa berpenumpang

Saat ini PD AeroSpace sedang mengembangkan pesawat luar angkasa yang dapat lepas landas dan mendarat seperti halnya pesawat terbang, namun tidak menggunakan tangki bahan bakar pesawat luar angkasa yang memakan biaya tinggi. Dengan menggunakan gabungan mesin jet dan mesin roket yang dikatakan merupakan teknologi pertama di dunia, PD AeroSpace bercita-cita membuat alat transportasi ke luar angkasa yang nyaman dengan biaya yang rendah.

Jadwal pengembangan proyek ini akan dimulai tahun 2017 mendatang dengan membuat mesin bentuk terbaru. Mesin ini akan diuji coba terbang dengan kecepatan 100 km tanpa penumpang pada Oktober 2018, dan dua tahun kemudian akan diuji coba terbang dengan penumpang di dalamnya.


Metode pembakaran dengan ketipisan udara


Bila berjalan lancar, 7 tahun lagi melakukan perjalanan luar angkasa bukan hal yang mustahil

Selain itu, ke depannya juga akan dikembangkan pengangkutan ke hotel luar angkasa dan roket udara untuk menempatkan satelit pembangkit listrik tenaga surya, dll. PD AeroSpace lebih lanjut berkomentar bahwa melalui pengembangan pesawat luar angkasa ini, pihaknya akan memperluas bisnis di luar angkasa agar dapat diketahui banyak orang.


Sumber gambar: website PD AeroSpace