2017/1/28

Perusahaan pembuat kloset otomatis di seluruh Jepang seragamkan simbol pada panel kontrol

Pernahkan Anda merasa bingung saat menggunakan kloset yang biasa digunakan di Jepang? Tak perlu malu, ternyata banyak sekali wisatawan asing yang kebingungan dengan simbol-simbol yang “menghiasi” panel kontrol di kloset otomatis. Berangkat dari hal tersebut, Divisi Umum dari Japan Rest Room Manufacturers Association mengumumkan standardisasi piktogram (simbol gambar) yang ada di panel kontrol kloset otomatis. Dengan menggunakan 8 simbol utama yang telah ditentukan, perusahaan-perusahaan besar yang ada di Jepang pun setuju untuk menyeragamkan simbol pada kloset buatan mereka.

201701290137_1.jpg 
Delapan simbol yang diseragamkan. Namun arti gambar pusaran masih membingungkan.

Ada 9 perusahaan besar yang berpartisipasi dalam penyeragaman ini, diantaranya adalah TOTO, Panasonic, LIXIL, dan lain-lain. Para desainer dari perusahaan tersebut berdiskusi serius untuk menciptakan simbol untuk perintah standar kloset otomatis, seperti membuka-tutup dudukan kloset, menyiram, membilas dan mengeringkan. Dengan penyeragaman desain simbol, diharapkan para penggunanya tidak kebingungan lagi dengan simbol yang berbeda antara merek kloset yang satu dengan yang lainnya. Namun, tampaknya tetap butuh waktu agar orang-orang menjadi terbiasa dengan simbol bergambar pusaran yang artinya adalah menyiram.

201701290137_2.jpg 
Tiap merek punya simbol berbeda untuk satu fungsi yang sama

Keputusan penyeragaman ini dibuat untuk menanggapi indikasi bahwa belakangan jumlah wisawatan asing yang datang ke  Jepang cenderung meningkat. Berdasar hasil survei TOTO tentang toilet umum dengan responden wisatawan asing, terungkap bahwa mayoritas responden tidak tahu fungsi tombol-tombol yang ada di kloset, atau tidak tahu bagaimana membilas dengan air hangat maupun menyiram. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa inkonsistensi simbol-simbol pada panel kontrol toilet adalah salah satu faktor yang membuat wisatawan asing merasa kurang nyaman. Maka dari itu, Asosiasi pun memutuskan melakukan standardisasi agar wisatawan asing mengenal kenyamanan saat menggunakan toilet Jepang.

201701290137_3.jpg
Hasil survei terhadap 600 wisatawan asing, mayoritas kebingungan dengan cara menggunakan kloset otomatis

Standardisasi simbol kloset ini baru akan tersedia setelah tahun 2017. Penyeragaman ini juga akan diikuti secara bertahap oleh para anggota baru Japan Rest Room Manufacturers Association. Asosiasi tersebut juga berusaha mengejar sertifikasi ISO agar diakui dunia internasional.