2017/4/17

Vending machine di desa ini jadi heboh karena jajakan origami buatan tangan

Jepang dikenal sebagai negara yang banyak menggunakan vending machine atau mesin penjual otomatis. Tak hanya menjual minuman dan makanan, mesin penjual otomatis di Jepang juga menjual berbagai barang dari yang biasa dijumpai sehari-hari sampai yang unik. Baru-baru ini juga muncul sebuah mesin penjual otomatis yang jadi trending topic di Twitter, yaitu mesin penjual origami! Mesin ini dipajang di depan toko bernama Okano, dan Redaksi Netolabo sempat mewawancarai pemiliknya.

Mesin penjual origami ini berada di kota Uchiko, Prefektur Ehime, tepatnya di depan toko Okano yang berada di wilayah pedesaan yang tenang dan damai. Mesin yang diberi tulisan “origami” menggunakan selotip itu menjual origami penuh rasa nostalgia dengan bentuk katak, bibir, shuriken, kincir angin dll seharga ¥10 ~ ¥50 perbuah (sekitar Rp 1.200 ~ Rp 6.000).


201704161810_1.jpg 
Mesin penjual otomatis bernuansa retro
 

Mengapa menjual origami dengan mesin penjual otomatis?


Menurut Okano-san, mesin penjual otomatis ini dulunya menjual rokok. Pada tahun 2008, karena tidak bisa merespon kartu Taspo (kartu identitas untuk membeli rokok), mesin ini dibiarkan terbengkalai, hingga suatu ketika tetangga Okano-san menyuruhnya menjual sesuatu dengan mesin tersebut. Okano-san pun iseng-iseng mulai menjual origami yang selama ini menjadi hobinya. “Ada orang yang bilang origami saya tidak akan laku, saya sendiri ragu akan laku, makanya ini benar-benar iseng,” ujarnya. 

 
201704161810_2.jpg
Mesin ini dulu dipakai sebagai mesin penjual rokok

Siapa saja yang membeli origami ini?


Walau mulanya tidak laku, setelah diliput oleh TV dan koran pada akhir tahun lalu, orang yang dalam perjalanan pulang kampung, dll, banyak yang datang mampir untuk membeli origami ini. Kini orang yang datang semakin bertambah dan sepertinya banyak diantara mereka yang datang setelah melihat di internet. Okano-san sendiri tidak menggunakan internet, jadi walau anaknya sering memperlihatkan padanya, Okano-san tidak mengerti apa sebenarnya yang dia lihat.
 
201704161810_3.jpg
Inilah wujud mesin otomatis penjual origami yang ramai dibicarakan

Sejak kapan Anda melipat origami?


Saya melakukannya belum terlalu lama kok,” kata Okano-san. Ia mulai membuat origami ketika diminta untuk membuat sesuatu untuk pameran washi (kertas Jepang) yang diadakan di kotanya. Kota Uchiko memang terkenal dengan kertas washi yang dibuat dengan tangan. Tetapi, akhir-akhir ini pabrik yang membuat washi secara tradisional sudah berkurang sehingga pameran pun digelar setahun sekali untuk menaikkan pamor washi
 
Apakah origami ini menggunakan washi (kertas Jepang) produksi lokal?
Saat ditanya apakah origami dalam mesin penjual otomatis menggunakan kertas washi lokal atau tidak, Okano-san berkata, “Washi buatan lokal harganya mahal! Mubazir kalau saya jadikan origami”. "Apalah artinya origami buatan saya", ujarnya merendah. Dia memilih untuk menggunakan kertas origami yang murah seperti yang dijual dalam satu pak isi 100 lembar. Pada mulanya dia juga sempat menggunakan kertas pembungkus barang.

201704161810_4.jpg 
Origami yang cantik walau dibuat dari kertas biasa
 

Harganya sangat murah, apakah ada keuntungannya?


Supaya untung, origami yang berharga ¥10 harus bisa saya lipat dalam waktu 1 menit,” kata Okano-san. Tentu saja hal itu sulit dilakukan, namun karena Okano-san melakukannya dengan iseng-iseng, dia tak khawatir mengenai laba. Namun karena kotak pembungkusnya lebih mahal dari ¥10, di bagian depan mesin penjual ia memasang karton bertuliskan “Kotak pembungkus bisa digunakan kembali, kami sangat senang jika Anda mau mengembalikannya”.

201704161810_5.jpg 
Letakkan kotak pembungkus yang tidak dipakai di sini
 

Karya manakah yang menjadi favorit?


Deretan paling atas di etalase mesin penjual otomatis ini diganti sesuai musim, saat artikel ini dibuat, origami yang dipajang adalah helm kabuto, pedang katana, dan lain-lain yang sesuai untuk bulan Mei. Diantara semuanya, pedang katana adalah karya yang paling menarik perhatian. “Karya yang paling menarik adalah karya yang berkaitan dengan Hina Matsuri pada bulan Maret, juga Tahun Baru di bulan Januari dan Tanabata Matsuri di bulan Juli yang akan datang. Rekomendasi saya adalah origami Orihime di bulan Juli,” kata Okano-san penuh semangat.

 201704161810_6.jpg
Pedang katana yang terlihat berkilau
 
Walau bentuknya sederhana, origami ini dibuat dengan penuh perasaan. Bila Anda kebetulan mengunjungi kota Uchiko, mampirlah untuk membeli origami buatan Okano-san.
 
Sumber gambar: Bon-san (@bon_chic)