2017/9/3

Teknologi terbaru mungkinkan deteksi kebotakan dini dengan drone dan mengabarkannya secara rahasia

Kebotakan pada orang lain memang mudah dilihat, tapi penipisan rambut yang dialami diri sendiri tentunya susah untuk disadari. Berangkat dari hal tersebut, ada sebuah eksperimen misterius di Jepang yang melibatkan sebuah drone dan directional speaker yang akan memberitahu seseorang secara langsung dan rahasia mengenai kondisi rambut di kepalanya.

Selain memiliki kamera yang menangkap gambar kepala dari atas, drone yang digunakan dalam eksperimen ini juga dilengkapi dengan directional speaker yang bisa menghantarkan suara hanya kepada seseorang yang spesifik. Selanjutnya pengendali drone akan mengambil foto udara dan pada saat yang bersamaan seorang dokter ahli dalam perawatan AGA (androgenetic alopecia, penipisan rambut karena faktor keturunan) akan menganalisa gambar. Agar tak melukai hati orang yang dituju, eksperimen ini menggunakan suara personel grup idol Yurumerumo!, yaitu Ano sebagai announcer. Dengan suaranya yang pelan, dia memberitahu kondisi rambut dengan mengatakan, “Suaraku hanya terdengar oleh Anda,” kemudian “Aku bisa melihat kulit kepala Anda. Tapi bila Anda bersungguh-sungguh melakukan pencegahan, aku yakin akan baik-baik saja (baca: terhindar dari kebotakan)”.

Video eksperimen yang diunggah di YouTube ini melibatkan 9 orang sampel yang diatur posisinya dengan interval 5 meter. Karena hari itu angin bertiup kencang, posisi drone harus diposisikan ke ketinggian 10 meter agar bagian atas kepala bisa diamati dengan jelas. Hasilnya, beberapa orang yang mengalami penipisan rambut bisa terdeteksi dengan mudah. Namun suara baling-baling drone yang terlampau bising membuat suara Ano tidak terdengar oleh orang yang dituju. Karena penelitian membuktikan bahwa suara treble lebih mudah didengar dalam kondisi bising, maka Ano mencoba menaikkan nada suaranya sebanyak 2 oktaf…. dan berhasil!
Penelitian ini belumlah sempurna dan dibutuhkan perbaikan lanjutan untuk mengurangi berat serta kebisingan drone, tetapi untuk sementara ini misinya untuk “menyampaikan pesan secara rahasia ke orang yang dituju” telah berhasil dengan baik.


201709012011_1.jpg
Penemuan ini diberi nama “Kami no Otsuge” karena mampu menyampaikan pesan
mengenai penipisan rambut (kami) secara rahasia seperti dewa (kami)


201709012011_2.jpg 201709012011_3.jpg

201709012011_4.jpg
Menggunakan suara lembut agar tak melukai hati orang yang menjadi sampel


201709012011_5.jpg
Akankah eksperimen ini sukses?


201709012011_6.jpg
Deteksi penipisan rambut menggunakan foto udara berhasil dilakukan, tapi…


201709012011_7.jpg 201709012011_8.jpg
…suara baling-baling yang bising membuat kendala pada penyampaian suara


201709012011_9.jpg
Dengan menggunakan suara Ano yang dinaikkan sebanyak 2 oktaf,


201709012011_10.jpg
(Bila terdengar, orang yang ditengah seharusnya mengangkat tangan)


201709012011_11.jpg
Oh! Berhasil!

Mari kita tinjau kembali apa alasan dilakukannya eksperimen ini. Menurut video di atas, penipisan rambut yang ditemukan pada tahap awal bisa dicegah, namun kebanyakan orang hanya bisa mengamati kepala orang lain, tapi tidak demikian dengan kepalanya sendiri. Orang lain biasanya akan pura-pura tidak melihat demi menjaga perasaan orang yang mengalami penipisan rambut, tetapi bila tak ada yang memberitahu tentu orang yang bersangkutan tidak bisa melakukan pencegahan kebotakan dini dengan efektif.

Di masa mendatang bukan mustahil bila drone dikendalikan dengan kecerdasan buatan (AI), secara otomatis memeriksa penipisan rambut serta memberitahu hasil pemeriksaan dengan suara bernada tinggi, namun pada saat sekarang ini sepertinya tenaga manusia lebih efisien untuk digunakan untuk memeriksa kondisi rambut dan kulit kepala seseorang.