2017/10/1

Ngeri! Orang-orang ini berjalan sambil memakai roti Perancis di kepalanya, apa yang sebenarnya terjadi?

Netizen di Jepang baru-baru ini dihebohkan oleh kejadian yang tak biasa. Banyak di antara mereka yang memosting kabar mengenai kemunculan orang-orang yang berkeliaran di kota dengan roti Perancis terikat di kepala!

Kehebohan itu terjadi pada 23 September lalu di Onomichi, Prefektur Hiroshima, Jepang. Tak cuma kabar, foto-foto orang dengan roti Perancis yang diikat menutupi wajahnya juga banyak diposting di media sosial. Benar-benar aneh dan agak menakutkan, apa yang sebenarnya terjadi?





201709300212_1.jpg
Introduksi event dari website “Art Corridor of Sea and Mountain”

Ternyata itu semua adalah bagian dari pertunjukan seni bertajuk “Pan Ningen” (Manusia Roti) yang digagas oleh seniman seni kontemporer Tatsumi Orimoto. Pertunjukan ini sendiri merupakan bagian dari “Art Corridor of Sea and Mountain”, yaitu sebuah proyek seni kontemporer Jepang dari Prefektur Hiroshima. Berangkat dari ajaran Kristiani, Orimoto berfilsafat bahwa roti adalah “simbol kebudayaan Barat, Tuhan”. “Saya merasakan kebudayaan Barat dari sebuah roti, dengan mengenakan roti di wajah, saya mendapat sebuah petunjuk bahwa roti itu telah menjadi salah satu bagian tubuh,” jelasnya. Pertunjukan seni ini kabarnya juga diadakan untuk memperingati ulang tahun pembukaan Museum Seni Prefektur Toyama.

Orang-orang yang berpartisipasi dalam pertunjukan ini ternyata direkrut melalui “Art Corridor of Sea and Mountain”. Selain menaiki kapal laut, mereka juga terlihat berjalan-jalan di sekitar pusat perbelanjaan.

201709300212_2.jpg
Suasana pada hari tersebut yang diposting oleh “Art Corridor of Sea and Mountain”
(Sumber: akun Instagram)

 
 

A post shared by Tomoe Murakami (@tomoemurakami) on

 
 

A post shared by Kayoozu (@kayozu) on

 
 

A post shared by @kurousagi0319 on

 
 

A post shared by Kayoozu (@kayozu) on


 


CATEGORIES